buddhachannel Tradisi Buddhis Dunia

021_INTENTION_JUSTE

Orientasi Hati dan Pikiran

Le Noble Sentier Octuple

Sanskrit Samyak-Saṃkalpa
Pāli Sammā-Saṅkappa

Niat Benar adalah cabang kedua dari Jalan Utama Berunsur Delapan.

Istilah

Sansekerta : Samyak-Saṃkalpa (सम्यक्संकल्प)

Pāli : Sammā-Saṅkappa

Etimologi

Istilah ini terdiri dari :

— Samyak / Sammā : benar, harmonis, tepat ;

— Saṃkalpa / Saṅkappa : niat, tekad, orientasi pikiran.

Niat Benar berarti :

« mengarahkan pikirannya dengan benar »

atau

« mengembangkan motivasi yang bijak dan penuh kasih ».

Terjemahan dalam Bahasa-Bahasa Utama Buddhisme

Sanskrit : Samyak-Saṃkalpa

Pāli : Sammā-Saṅkappa

Chinois : 正思惟 (Zhèng Sīwéi)

Tibétain : ཡང་དག་པའི་རྟོག་པ་ (Yangdakpé Tokpa)

Jepang : 正思惟 (Shōshiyui)

Korea : 정사유 (Jeongsayu)

Vietnam : Chánh Tư Duy

Thai : สัมมาสังกัปปะ (Samma Sankappa)

Inggris : Right Intention • Right Thought

Prancis : Intention Juste • Pensée Juste

Definisi

Niat Benar adalah cabang kedua dari Jalan Utama Berunsur Delapan.

Setelah mengembangkan Pandangan Benar, praktisi belajar mengarahkan hati dan pikirannya ke arah yang bermanfaat.

Karena tindakan kita sering kali dimulai dengan suatu niat.

Niat Benar berarti menumbuhkan motivasi yang mengarah pada kedamaian daripada penderitaan.

Cabang Kedua dari Jalan

Sang Buddha mengajarkan bahwa pikiran dan motivasi kita sangat memengaruhi :

— perkataan kita ;

— tindakan kita ;

— hubungan kita ;

— cara hidup kita.

Niat Benar memungkinkan kita untuk menyelaraskan hidup kita dengan kebijaksanaan yang ditemukan melalui Pandangan Benar.

Lihat juga :

020PANDANGANBENAR

Tiga Dimensi Niat Benar

PENOLAKAN

Mengembangkan kebebasan batin dari kemelekatan yang berlebihan.

Ini bukan tentang menolak dunia, tetapi tentang tidak menjadi budaknya.

KEBAJIKAN

Mengembangkan rasa hormat, persahabatan, dan pengertian terhadap makhluk lain.

Niat ini bertentangan dengan kebencian dan permusuhan.

NIRKEKERASAN

Mengembangkan keinginan tulus untuk tidak menyakiti.

Sikap ini memupuk welas asih dan kedamaian.

Mengapa niat begitu penting?

Sang Buddha mengajarkan :

« Niatlah yang Kusebut Karma. »

Niat kita membentuk tindakan kita.

Dua orang bisa melakukan tindakan yang sama.

Namun, konsekuensinya akan berbeda tergantung pada niat yang menyertainya.

Lihat juga :

009_KARMA

Niat Benar dalam Kehidupan Sehari-hari

Ini terwujud ketika kita memilih :

— untuk mendengarkan daripada menghakimi ;

— untuk memahami daripada mengutuk ;

— untuk membantu daripada menyakiti ;

— untuk berbagi daripada menimbun.

Setiap saat kemudian menjadi kesempatan untuk berlatih.

Pemahaman menurut Tradisi

THERAVĀDA

Niat Benar secara bertahap memurnikan pikiran dan mempersiapkan meditasi.

MAHĀYĀNA

Ini semakin mendalam melalui welas asih universal dan semangat Bodhisattva.

VAJRAYĀNA

Niat murni menjadi elemen fundamental dari transformasi batin.

Gambar dan Simbol Terkait

PANAH YANG TERARAH

Arah pikiran yang sadar.

KOMPAS

Memilih arah yang benar.

TERATAI

Kemurnian niat.

LAMPU

Kejelasan batin.

Konsep Terkait

009_KARMA

019JALANMULIA

020PANDANGANBENAR

022UCAPANBENAR

023TINDAKANBENAR

028_COMPASSION

029_BIENVEILLANCE

030_SAGESSE

Kutipan

« Segala sesuatu yang kita adalah hasil dari apa yang telah kita pikirkan. »

— Dhammapada

Buddhachannel — Sebuah Praktik Sederhana

Sebelum percakapan, keputusan, atau tindakan penting, luangkan beberapa detik untuk hening.

Kemudian tanyakan pada diri Anda pertanyaan ini :

« Apa niat terdalam saya? »

Apakah itu dipandu oleh :

ketakutan?

kesombongan?

kemelekatan?

atau oleh pengertian dan kebajikan?

Seringkali, pertanyaan sederhana ini sudah mengubah cara kita bertindak.

Kata Kunci

Niat Benar • Sammā-Saṅkappa • Motivasi • Kebajikan • NirKekerasan • Penolakan • Karma • Jalan Utama • Welas Asih • Buddhisme

Ensiklopedia Buddhis Multibahasa Buddhachannel

021NIATBENAR

/glossaire/intention-juste

signature officielle « aliénor & alain – buddhachannel »

← Kembali ke Ensiklopedia